Bagaimana aku terbangun pagi ini,
Mungkin kau tak akan pernah percaya,
Tapi ini bukan tentang percaya dan tidak percaya,
Tetapi aku harus meyakinkan mu.
Malam tadi, di dalam mimpi ku,
Aku melihat pemandangan yang indah,
Ingin aku lukiskan kembali,
Namun ruang imajinasiku kehabisan warna untuk melukisnya,
Tetapi kamu juga harus tahu,
Aku dapat menceritakannya untuk mu.
Aku telah melihat masa depan,
Aku telah melihat kita berdua.
Dalam balutan remang senja,
Kita duduk di sebuah taman yang indah,
Hanya kau dan aku, tak ada yang lain.
Ku rasa saat itu kita sedang dilanda asmara,
Kulihat diriku merangkul pundakmu,
Saat kau sandarkan kepala mu ke bahu ku.
Saat itu, suasananya begitu indah,
Tak sekalipun dalam hidupku kurasakan suasana itu.
Tetapi tiba-tiba aku terbangun,
Dan aku mengingat mu.
Lalu aku berjanji, aku harus meyakinkan mu,
Meyakinkan mu tentang cinta dalam hati ini.
Semarang, 31 Agustus 2011
Kamar Kecil ku yang Penuh Inspirasi
Pengelana dari Barat










