CINTA DAN KESEPIAN

oleh lamasi

 

Ingin sekali aku membuka jendela pagi ini,

walau hanya untuk sekedar mengintip dunia di balik tirai.

Dan akan segera membuka pintu untuk mencoba melangkah ke luar,

Sambil menyapa setiap pengembara di jalan-jalan sepi.

Mungkin kah akan segera ku temukan bagian dari rindu itu,

Sementara itu aku masih berjuang melawan keragu-raguan ku.

Ku rasakan semuanya begitu kelam dan tertutup oleh debu-debu jalanan.

Bagaimana aku bisa menghapus cinta ini,

Sementara sosok mu masih menjadi misteri dalam hidup ku.

Aku tak pernah tahu, namun aku yakin,

bahwa kau senantiasa bahagia dalam kehidupan mu.

Walaupun dalam sudut-sudut kesendirian ini aku terpuruk dan kesepian.

Hanya sedikit pengharapan yang memberiku nafas untuk hidup,

seandainya embun pagi ini mampu memuaskan dahaga rindu ku,

ku yakin aku pasti akan berdiri di ujung dermaga ini menanti mu,

jika kelak saat senja turun, kau datang bersama kapal-kapal yang berlabuh,

dan menjawab cinta ini.

 

Kamar Kecil Ku, 17 Juli 2010

15 Komentar to “CINTA DAN KESEPIAN”

  1. sangat menarik.. makasih dan terus berkarya…

  2. indah…seorang penanti…:)…slm knal

  3. pkok.a baguz banged dah…
    kagak ada bosen2nya aku baca teruz tiap hari…

    hehehe…

  4. CINTA DAN NAFSU

    Pada sebuah hari,
    ku berjalan elangkahkan kaki,
    Langkahku terhenti,mulutku terkunci,
    Sebab seorang Pangeran tersenyum padaku,
    Mata ini tak ingin berbuat zinah,dan hati pun tak ingin di kuasai nafsu,
    Tetapi,Pangeran itu selalu hadir dalam jiwaku,
    Siapakah Pangeran itu ?
    Ku ajak seorang gadis untuk temaniku menemuinya,
    Tapi langkahku terhenti kembali,
    Apakah ini yang di namakan cinta ?
    Ku memuji Kebesaran Allah dan keindahannya yang telah Dia tampakkan
    Sanggupkah aku mengenalnya…???!!!

    Callista Dhea,Siswa SMP N 1 Wonokerto kab. Pekalongan

  5. Cielahh…
    keren g puisi buad-an Dhea…?!
    hahahihihehe

  6. ckckckckck…..
    bdw2 kapan2 boleh nuliZ puisi lagy khan ?!

  7. Bila kami di takdirkan berjumpa, akan ku gandeng lengannya,,,
    Berjalan bertelanjang kaki menuju kesunyian, sambil memanjatkan do’a-do’a pujian pada Allah,,,
    Ya Rabb, telah Kau jadikan kekasihku sebagai angan-angan dan harapanku,
    Hiburlah diriku dengan cahaya matanya, seperti Kau hiasi dia untuk ku,,,
    Aduhai, betapa mengherankan orang-orang mencela cinta,,,,
    Dan menganggapnya sebagai penyakit yang meluluh-lantakkan dinding ketabahan,,,
    Aku berseru pada Singgasana Langit,,,
    Berilah kami kebahagiaan dalam cinta,
    Singkuplah tirai derita yang selalu membelenggu kalbu,
    Bagaimana aku tidak gila,
    bila melihat lelaki bermata indah yang wajahnya bak mentari pagi bersinar cerah,
    Menggapai balik bukit, memecah kegelapan malam,
    Aku tak mampu melepas diri dari jeratan tali kasih asmara,
    Karena Surga menciptakan cinta untukku,
    Dan aku tidak mampu menolaknya,
    Sampaikan salamku kepada kekasihku, wahai angain malam,
    Katakan, aku akan tetap menunggu hingga ajal akan datang menjelang,,

  8. haha…
    ya,,inilah hoby aku, suka nulis yang enggak penting gitu…

  9. mantap bang…. terus berkarya y bang gus…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: