UBAH LAH, JIKA TIDAK, PULANG LAH DAN TIDUR DENGAN TENANG

oleh lamasi

Kata kata galauAku adalah salah satu dari sekian orang yang sering menggunakan media sosial untuk mencurahkan segala isi kepala ku. Sebahagian besar yang aku curahkan adalah kegalauan tentang hidup, yang di dalamnya terdapat pembangkangan terhadap kenyataan yang semakin hari semakin ngeri. Namun tak jarang juga beberapa ucapan syukur pada sang Ilahi tertuang dalam postingan-postingan ku, walaupun kata beberapa teman Tuhan tidak punya facebook, twitter, path atau blackberry.

Kembali lagi dengan kegalauan ku. Mungkin aku contoh manusia yang sedikit-sedikit galau. Hal ini tentu saja tidak muncul begitu saja, tanpa sebab tiba-tiba saya galau. Namun kegalauan saya sering sekali berpangkal dari banyak hal yang saya temui dari media massa, media sosial bahkan di pinggir jalan yang sering saya lewati.

Dari kegalauan itu saya sering berangan-angan, menciptakan sebuah dunia imajiner yang hanya aku sendiri yang dapat memahaminya. Negeri yang begitu sempurna, atau jika meminjam istilahnya Socrates, yaitu negara utopia. Semuanya terencana dengan baik, tertata dengan begitu rapi tanpa cacat dan celah.

Setelah lelah berangan-angan, saya kembali ke dunia yang sebenarnya. Setelah menyadari bahwa negara ini jauh dari imajinasi ku, kegalaun membawa saya menyindir dan mengkritik. Hingga sering kali dari mulut saya terlontar, negeri para bajingan. Semuanya saya ungkapkan sebagai ekspresi kegemasan saya terhadap penyelengaran negara ini.

Tapi dari sana, layaknya orang yang memiliki kepribadian ganda, saya akan berperang dengan diri saya sendiri. Hati nurani saya akan memberontak dan memberondong ku dengan pertanyaan sinis, “lalu apa yang sudah kau beri kepada negeri yang katanya kau cintai ini?”. Hingga jawaban ku pun hanya klise, dan sebagai kata pemungkas dari nurani ku berkata, “UBAH LAH, JIKA TIDAK, PULANG LAH DAN TIDUR DENGAN TENANG”. Setelah itu, aku harus memilih diam, karena ku sadari, bahwa kepedulian ku masih sebatas ucapan dan angan-angan, sementara aksi belum aku lakukan.

One Comment to “UBAH LAH, JIKA TIDAK, PULANG LAH DAN TIDUR DENGAN TENANG”

  1. An riveting word is actually couturier view. I guess that you ought to create much on this theme, it might not be a bias refer yet mostly group usually are not sufficiency in order to verbalize upon much topics. To another. Cheers like your Khmer Karaoke Celebrities » Somnangblogs.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: